Tragis! Gadis Berusia 11 Tahun Ini Kakinya Hancur Digilis Trak Seberat 40 Tan, Dia Harus Menahan Rasa Sakit Untuk Seketika Sebelum Bantuan Tiba…!

 

Bayangkan bahwa dia tersangkut di bawah sebuah trak besar, dan tidak ada yang tahu bahwa dia tergilis, sampai kemudian dia menangis dengan kuat.

 

Insiden memilukan tersebut terjadi di Babupaten An Duong, Provinsi Henan, China . Anak berusia 11 tahun itu ditemui berada di bawah roda trak seberat 40 ton dan satu kakinya telah tergilis dengan roda dan dalam keadaan teruk!

Dalam musibah itu menyebabkan dia kehilangan banyak darah, beg dan buku di sebelahnya menjadi berwarna merah. Orang-orang yang melihat merasa ketakutan dan segera menghubungi polis dan ambulans untuk menolongnya.

Saat orang-orang menemuinya dan berusaha menolongnya, gadis itu sudah sadar dan tidak mengeluh sakit.

Ketika petugas penyelamat tiba di tempat kejadian, gadis itu langsung berteriak, “Encim, tolong saya.” Tidak ada yang mengira seorang gadis kecil dengan truk yang menimpa kakinya, boleh begitu tenang.

Setelah berupaya keras barulah gadis itu boleh diselamatkan dari roda yang besar itu. Petugas medik memberikan rawatan kepadanya dengan segera, ditemui bahwa paha kanannya hancur, dia segera dibawa ke hospital untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Kejadian itu diketahui bahwa gadis itu sedang berada di bawah trak saat tiba-tiba trak tersebut bergerak. Pemandu trak tidak sedar ada anak kecil di bawah kenderaannya.

Saat terlindas, gadis itu langsung tidak sadarkan diri, akibatnya saat itu tidak ada yang sedar bahwa seorang gadis kecil telah tersangkut di bawah trak besar itu.

Ibu gadis kecil itu, setelah mendengar bahwa putrinya dilanggar truk, menjerit dan langsung menangis histeris.

Dia segera pergi ke hospital untuk menjenguknya dan melihat bahwa sebelah kakinya sudah hancur. Tak ayal, dia pun menangis keras meratapi kejadian yang menimpa

anak perwmpuannya itu.

Dia beruntung keadaanya tidak kritikal, tapi dia kehilangan satu kaki untuk selamanya.

Dia sangat tenang di tempat tidur, meski telah kehilangan satu kakinya.

Sumber: ins.dkn.tv

Kredit: erabaru